90 Pengurus Osis SLTA Ikuti Sosiolisasi Wawasan Kebangsaan

90 Pengurus Osis SLTA Ikuti Sosiolisasi Wawasan Kebangsaan

90 Pengurus Osis SLTA Ikuti Sosiolisasi Wawasan Kebangsaan

Wawasan kebangsaan penting ditanamkan pada setiap warga negara sebagai proses pembentukan

sikap moral agar memiliki kecintaan terhadap tanah air dalam memelihara kesinambungan kehidupan bangsa dan terpeliharanya NKRI. Terlebih bagi bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, bangsa, agama dan adat istiadat.

Demikian Bupati Lima Puluh Kota diwakili Sekdakab Lima Puluh Kota H Yendri Tomas, SE, MM dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi wawasan kebangsaan bagi siswa SMA/SMK se- Kabupaten Lima Puluh Kota di gedung Sago Bungsu 2, di Koto Tuo, Selasa (22/3).

“Pemahaman nilai-nilai wawasan kebangsaan merupakan kebutuhan mutlak, terutama bagi generasi muda di tengah arus globalisasi dan proses demokrasi dewasa ini. Penerapan konsep wawasan kebangsaan yang baik, dapat membentuk manusia Indonesia seutuhnya serta menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa,” papar Yendri.

            Menurut Yendri, seseorang yang memiliki pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat,

akan mempunyai semangat cinta tanah air. Sebaliknya, jika kehilangan wawasan tentang makna hakikat sebuah bangsa dan kebangsaan, akan mendorong terjadinya disorientasi  dan perpecahan, konflik dan ancaman desintegrasi bangsa.

            “Dengan ditanamkannya wawasan kebangsaan terhadap generasi muda, kita berharap kehidupan bangsa ke depan menjadi lebih baik lagi. Apalagi dalam era globalisasi dewasa ini yang menuntut bangsa yang maju dan memiliki daya saing,” papar Yendri.

Sebelumnya Kepala Badan Kesbang Pol Provinsi Sumatera Barat diwakili Drs. Syahlaluddin dalam penyampaiannya mengharapkan para siswa SMA/SMK yang menjadi peserta sosialiasi ini menjadi agen yang mengimplementasikan nilai-nilai wawasan kebangsaan itu di tengah masyarakat terutama generasi muda.

Persoalan kebangsaan menuntut perhatian bersama. Persoalan itu tak hanya masalah moralitas

yang kian memprihatinkan, namun juga persoalan radikalisme, terorisme, aliran sesat dan lainnya.

“Berbagai ancaman itu perlu kita waspadai bersama. Termasuk ancaman penyalahgunaan Narkoba yang kini sudah menjadi bencana nasional termasuk tindak kriminal lainnya. Untuk itu, kita berharap ke depan Kesbangpol di daerah ini bisa membuat program serupa yang lebih operasional dengan lingkup lebih luas lagi,” ujar Syahlaluddin.

Sementara Dandim 0306/50Kota diwakili Kapten Haryadi dalam materinya menyampaikan alasan pentingnya usaha pembelaan Negara yang antara lain untuk mempertahankan Negara dari berbagai ancaman dan menjaga keutuhan wilayah Negara. Alasan lainnya, pembelaan Negara itu merupakan kewajiban setiap warga Negara dan juga merupakan panggilan sejarah.

Panitia acara Irwansyah, SH dalam laporannya mengatakan kegiatan forum pemantapan wawasan kebangsaan itu diikuti oleh 90 orang pengurus Osis SMU/SMK se Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kebangsaan para pengurus Osis tersebut dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam wadah NKRI.

 

Baca Juga :