Papan Peringatan

Papan Peringatan

Papan Peringatan

 

Suatu hari ada seorang turis asing sedang

mengendarai mobilnya di sepanjang jalan pedesaan. Saat sedang melaju, ia melihat ada papan rambu peringatan yang bertulisan “Maaf, Jalan ditutup”.
Karena merasa penasaran ada apa di balik jalan itu sampai-sampai ditutup, ia mengacuhkan tanda larangan tersebut dan tetap melaju.

Setelah melaju dengan mobilnya sejauh satu kilometer

turis asing tersebut sampai ke sebuah jembatan yang rusak dan tidak dapat dilalui sama sekali. Ia pun akhhirnya menyerah dan memutuskan untuk kembali.
Ketika ia sampai ke papan peringatan yang tadi dilewatinya, ternyata di balik papan itu tertulis sebuah kalimat, “Selamat Datang Kembali, TOLOL”
Suatu hari ada seorang turis asing sedang mengendarai mobilnya di sepanjang jalan pedesaan. Saat sedang melaju, ia melihat ada papan rambu peringatan yang bertulisan “Maaf, Jalan ditutup”.
Karena merasa penasaran ada apa di balik jalan itu sampai-sampai ditutup, ia mengacuhkan tanda larangan tersebut dan tetap melaju.
Setelah melaju dengan mobilnya sejauh satu kilometer, turis asing tersebut sampai ke sebuah jembatan yang rusak dan tidak dapat dilalui sama sekali. Ia pun akhhirnya menyerah dan memutuskan untuk kembali.
Ketika ia sampai ke papan peringatan yang tadi dilewatinya, ternyata di balik papan itu tertulis sebuah kalimat, “Selamat Datang Kembali, TOLOL”

Baca Juga :