Pemuda Asal Pasuruan Ini Dapat Ratusan Juta Rupiah Dari Google Setelah Temukan Bug Di Sistemnya

Pemuda Asal Pasuruan Ini Dapat Ratusan Juta Rupiah Dari Google Setelah Temukan Bug Di Sistemnya

Pemuda Asal Pasuruan Ini Dapat Ratusan Juta Rupiah Dari Google Setelah Temukan Bug Di Sistemnya

Berpenampilan sederhana dan terkesan ndeso yang jadi ciri khas pemuda dusun, mungkin itulah gambaran awal ketika anda pertama kali bertemu dengan pemuda asal desa Bukir, Kecamatan GadingRejo Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ini.

Namun siapa sangka, dibalik penampilannya yang sederhana tersebut ia sukses mendapat hadiah ratusan juta rupiah dari salah satu raksasa teknologi Google, berkat kemampuannya dalam menemukan bug atau cacat kode pada sistem milik Google.
Muat Lebih

Analisa Pakar Mengenai Pembobolan Rekening Bank Milik Ilham BintangJadi Youtuber Gaming,

Nenek 89 Tahun Ini Jago Main GTA dan CoDPewDiePie Hapus Akun Twitter, Ada Apa ?

Tim recode.ID pun berkesempatan untuk melakukan sesi wawancara secara eksklusif dengan pemuda bernama lengkap Muhammad Nosa Sandy Prasetyo ini melalui saluran Skype.

Ia pun mengisahkan awal mula ia tertarik menekuni dunia IT dan menceritakan bagaimana ia sukses meraih ratusan juta rupiah berkat kepiawaiannya menemukan bug tersebut.

Lahir pada 19 tahun silam, pemuda yang akrab di panggil Nosa ini pertama kali tertarik dengan dunia komputer ketika ia masih berada di bangku Sekolah Dasar.
Baca Juga : Penjelasan Pakar Mengenai Beredarnya Pesan Penyadapan Smartphone Dari No *#21#

Awalnya, seperti anak usia SD lainnya ia hanya tertarik bermain game online

melalui perangkat komputer.

Memasuki SMP (sekolah Menengah Pertama) ketertarikannya ke dunia IT sudah mulai terlihat. Pasalnya, ia sudah tak lagi nge-game namun tertarik untuk membuat virus untuk komputer.

Meski hanya sebuah virus sederhana yang ia buat melalui notepad, namun bisa dibilang ini adalah cikal bakal ia serius menekuni dunia IT.

Lantas, Ia pun kemudian mulai aktif bergabung di beberapa forum dan grup yang membahas seputar permasalahan di dunia cyber.

Tak hanya itu, ia pun menceritakan jika ia juga sempat “nakal”

dengan menjadi seorang hacker/defacer yang menyusup dan menjahili website orang lain.

Namun, aktivitas usil tersebut kini sudah ia tinggalkan kini ia fokus menjadi seorang pemburu bug (bug hunter) di beberapa platform penyedia jasa bug bounty resmi seperti HackerOne dan BugCrowd.

 

Sumber :

https://lakonlokal.id/brainzzz-apk/