Pengertian Fiqih Menurut Para Ahli Buku dalamnya

Pengertian Fiqih Menurut Para Ahli Buku dalamnya

Pengertian Fiqih Menurut Para Ahli Buku dalamnya

Pengertian Fiqih Menurut Ashshiddieqy

adalah ilmu yang menerangkan hukum-hukum syara’ yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang tafshily.

Menurut Fyzee

Pengertian Fiqih ialah pengetahuan tentang hak-hak dan kewajiban-kewajiban seseorang sebagaimana diketahui dari Al-Qur’an atau Assunnah, atau yang disimpulkan dari keduanya atau tentang apa yang kaum cerdik (pandai) telah sepakati.

Budiman Mengatakan Pengertian Fiqih

merupakan ilmu pengetahuan hukum yang hanya mencakup bidang amaliyah saja dan pengetahuan hukum itu bersumber dari ijtihad.

Pengertian Fiqih menurut Hanafi

adalah mengetahui hukum-hukum syara’ yang mengenai perbuatan dengan melalui dalil-dalilnya yang terperinci. Fiqih ialah ilmu yang dihasilkan dari pikiran serta ijtihad (penelitian) dan memerlukan pemikiran dan perenungan.

Menurut Agnides, Pengertian Fiqih

yaitu ilmu yang mengambil hukum syariah dari bukti-bukti syariah (dalam hal ini yang dimaksud bukti syariah : Alquran, Sunnah rasul, Ijma dan Qias).
Rosyada mengatakan Pengertian Fiqih ialah mengetahui hukum-hukum Syara’ yang bersifat amaliah yang di kaji dari dalil-dalilnya yang terinci.
Dari Pengertian Fiqih Yang dikemukan oleh Para Ahli diatas sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa Pengertian Fiqih adalah memahami sesuatu secara mendalam atau sebagai ilmu pengetahuan. Berdasarkan Pengertian-pengertian fiqih tersebut, maka fiqih dapat diartikan sebagai hukum-hukum yang digali dari Al-qur’an dan Sunnah Nabi dengan jalan mempergunakan faham atau ijtihad yang sempurna dan dengan perenungan yang mendalam.